Tampilkan postingan dengan label pembuatan bibit jamur tiram. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembuatan bibit jamur tiram. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Maret 2016

Tips Untuk Mencegah Kegagalan Membuat bibit Jamur Tiram

Tips untuk mencegah kegagalan untuk membuat bibit jamur tiram

- Jangan gunakan air PDAM baik untuk perendaman, pencampuran dan pengukusan
- Jangan gunakan air kotor terkontaminasi seperti air kolam, sungai, irigasi dan lain-lain
- Jangan gunakan kayu yang bergetah jenis kayu cemplung, kayu pinus, kayu karet dan lain-lain
- Jangan gunakan kayu yang masih baru hasil penebangan kayu lokal sebaiknya dikomposisikan dulu 2 minggu
- Jangan menggunakan dedak yang mengalami perubahan warna hitam dan menggumpal karena terkena air dan penyimpanan yang terlalu lama
- Jangan menggunakan biji-bijian yang sudah rusak terutama jagung yang mudah rusak
- Hindari media yang terkontaminasi dengan media lain waktu pencampuran
- Jauhkan dari jangkauan anak-anak
- Hindari dari gangguan semut tikus dan lain lain (terbukanya tutup botol dapat terkontaminasi)
- Hindari angin yang bertiup kencang waktu pengisian bibit karena membawa penyakit sehingga mudah terkontaminasi
- Hindari dari bahan/baglog yang terkontaminasi karena dapat menularkannya

Tips untuk berhasil membuat bibit

- Pastikan suhu waktu sterilkan mencapai 100-125 derajat celcius
- Cara mengetahui suhu secara manual taruhkan sedikit biji gabah yang mengeluarkan nasi berarti kisaran suhunya mencapai 100-125 derajat celcius
- Gunakan air sumur, mata air atau sumur bor
- Waktu pengisian bibit sebaiknya di tempat seteril (tidak punya ruang seteril gunakan kamar tidur tempat pengisian bibit
- Semua peralatan yang di gunakan sebaiknya di bersihkan yang sipatnya membawa penyakit
- Butuh kesabaran dan ketelitian untuk membuat bibit
- Khusus pemula belajarlah mulai dari sedikit di coba dulu 5 botol jika ada yang gagal teliti penyebabnya.

Tips Untuk Membuat/penanganan Bibit Jamur Supaya Awet dan Tahan Lama

- Dalam membuat media sebaiknya nutrisinya di kurangi berupa dedak atau jangan menggunakan biji-bijian dan pupuk
- Dalam membuat media sebaiknya kandungan airnya di kurangi jika de kepal membuyar
- Simpan bibit jamur yang sudah 10% pertumbuhannya pada lemari pendingin bukan di presernya.